Maulana Ajmal Qadri vs. Ali Sina

Diposkan Oleh Ali Sina Pada Tanggal 13 Desember 2010

 

Maulana Ajmal Qadri adalah sarjana religius senior aliran Islam Deobandi dan presiden Jamiat Ulema-e-Islam (Perkumpulan Sarjana Islam). Ia dipandang sebagai seorang  pir (orang suci) oleh para pengikutnya dan adalah salah seorang  ulama Pakistan yang sangat berpengaruh.  

Pada tahun 1999 Maulana Qadri mengeluarkan sebuah fatwa yang mengatakan para pembuat hukum yang bertentangan dengan Hukum Syariah layak dibunuh.  

Ia juga mengatakan: “Di madrasah-madrasah kami, kami mengajarkan jihad berdasarkan Quran, yaitu yang menolak supre masi siapapun, atau kuasa apapun, kecuali Allah. Kami percaya bahwa jalan Muslim adalah jalan yang tertinggi, bahwa prinsip islami adalah yang terbaik dan apa yang dilakukan oleh dunia ini tidak sesuai dengan jalan tersebut”. 

Ini kemudian menjadi debat yang sangat menarik. Maulana Qadri menuduh orang sebagai kufr/kafir (penghujat), shirk/syirik (politeis), nifaq (pemberontakan terhadap otoritas hukum) dan hasad (iri hati). Saya membuktikan bahwa sebenarnya orang Muslimlah yang telah bersalah karena melakukan dosa-dosa tersebut dan Islam adalah penghujatan yang terbesar kepada Tuhan.

17-11-2007

 

Maulana Ajmal Qadri to Ali Sina

Bpk. Ali 

* Anda telah mendapatkan nama besar di dunia setan.  

Menurut saya, anda benar saudara Maulana. Saya menjadi sangat terkenal di kalangan orang Muslim.  

 

* Anda bertanya-tanya mengapa saya berkata seperti itu? Karena saya mengerti apa yang sedang terjadi pada anda, dulu saya pernah menjadi “sesuatu” seperti anda…seorang agnostik..mempelajari segala sesuatu yang anti Islam dan sebagainya..seperti filsafat Barat..tetapi alhamdulillah ALLAH Yang Maha Kuasa menuntun saya… 

Dan apakah anda bersedia men-sharingkan tuntunan itu pada kami? Kami akan sangat senang mendengar apa yang telah anda pelajari. Mungkin ada sesuatu yang baik di dalam Islam yang luput dari perhatian kami. 

 

* Saya tidak dapat memberikan bukti apapun kepada anda tetapi ada kuasa-kuasa lain yang melampaui pemahaman dan observasi kami.    

Saya setuju dengan premis tersebut. Namun demikian, menurut anda dalam hal apa kekuatan-kekuatan misterius yang melampaui jangkauan kita tersebut mengesahkan klaim Muhammad? Kami tidak mendebat (lihat: about) kekuatan-kekuatan misterius tersebut, melainkan Muhammad dan klaimnya. Berdasarkan apa yang saya temukan, Muhammad adalah seorang penipu yang berbohong dan membodohi orang-orang yang polos untuk mendapatkan kekuasaan duniawi. Ia tidak berbeda dengan para pemimpin aliran sesat lainnya. Saya tidak bermasalah dengan Tuhan dan kekuatan-kekuatan misterius, melainkan dengan Muhammad dan klaim palsunya.

 

* Saya tidak tahu apakah  ALLAH akan menunjukkan pada anda jalan yang Ia tunjukkan pada saya, namun satu hal yang PASTI…PASTI…PASTI… adalah ANDA TELAH MENJADI ALAT DI TANGAN KEKUATAN-KEKUATAN JAHAT YANG SUDAH SEJAK LAMA MENGINCAR ANDA dan anda sudah tersesat  terlalu jauh sehingga tidak mungkin kembali. ANDA ADALAH KORBAN SETAN. Tidak lebih dari itu.   

Ini bukanlah klaim yang tidak mendasar. Jika apa yang ditunjukkan Allah kepada anda adalah sesuatu yang logis, anda dapat men-sharingkannya kepada kami dan menjadikan kami juga sebagai orang-orang beriman. Oleh karena Tuhan itu tidak mungkin adalah Tuhan yang tidak logis maka tuntunan-Nya pastilah harus logis, jika tidak demikian penipu manapun dapat mengklaim dirinya sebagai seorang utusan Tuhan dan membodohi orang banyak. Dapatkah anda mengatakan pada kami, dengan cara yang logis, hal apa yang bisa membuktikan bahwa Muhammad adalah seorang nabi Tuhan?    

 

* JANGAN TERLALU SOMBONG DENGAN PENGETAHUAN ANDA, KARENA ANDA TIDAK TAHU APA-APA MENGENAI ISLAM, ANDA BENAR-BENAR KURANG MENGETAHUI ISLAM, SAYA MEMPERINGATKAN ANDA AKAN SIKSAAN DI DUNIA INI DAN DI AKHIRAT APABILA ANDA TIDAK BERTOBAT DAN JIKA ALLAH MENERIMA, TUNGGU SAJA DAN LIHAT, SAAT HAL ITU MENIMPA ANDA TOLONG HUBUNGI ( CONTACT ) SAYA. 

Jika Tuhan itu nyata, tidak mungkin Ia tidak adil. Tuhan yang tidak adil bukanlah Tuhan, melainkan Setan. Tuhan yang adil tidak akan pernah menghukum orang karena tidak percaya tanpa memberikannya semua bukti (tentang Dia). Saya belum pernah melihat bukti apapun yang menyatakan bahwa Muhammad adalah seorang nabi Tuhan dan oleh karena saya takut Tuhan akan menghukum saya karena mengikuti Setan, saya menolak mengikuti Muhammad. Sejauh yang saya lihat, perbuatan-perbuatan dan perkataan-perkataan Muhammad bersifat sangat satanis. Saya tidak mau mengikuti seorang nabi palsu dan masuk ke neraka karenanya. Itulah sebabnya saya meninggalkan Islam dan saya mengundang semua saudara-saudari Muslim saya agar waspada, menginvestigasi klaim Muhammad, membaca Quran dan melihat sendiri bahwa ia bukanlah nabi yang sejati. Mempercayai seorang nabi palsu dan melakukan semua perintah jahatnya, seperti membenci dan membunuh orang-orang yang tidak beriman, akan membuat mereka masuk neraka.   

Anda mengatakan bahwa saya tidak tahu apa-apa tentang Islam. Saya tidak pernah mengklaim bahwa saya tahu semuanya. Saya hanya manusia biasa yang dapat salah. Selalu ada kemungkinan bahwa saya salah. Itulah sebabnya mengapa saya mengundang siapa saja untuk menunjukkan pada saya kesalahan-kesalahan saya, dan saya berjanji tidak hanya saya akan bertobat dan menutup situs ini, tapi juga kepada orang yang dapat membuktikan kesalahan saya, saya akan memberikannya $50,000 dollar sebagai hadiah karena telah menyelamatkan  jiwa saya dan menolong saya menemukan jalan yang benar. banyak orang telah mencoba, tetapi mereka semua gagal dan terbukti salah. Dalam setiap debat yang saya lakukan dengan para sarjana Muslim, saya menang. Kini, kendatipun saya tidak mempunyai pelatihan formal mengenai Islam dan bahasa Arab, mereka tidak dapat menyamai saya.  

Maka, saya selalu menang dan mereka selalu kalah. Ini membuktikan bahwa saya tidak menang karena saya lebih pandai atau mempunyai pengetahuan lebih banyak, tetapi karena saya memahami kebenaran mengenai hakekat Islam sedangkan mereka tidak. Mempunyai pengetahuan tidak berarti mempunyai pengertian. Orang dapat mempunyai banyak pengetahuan, tetapi sangat sedikit pemahaman. Orang-orang bodoh yang terpelajar ini sama dengan keledai yang membawa banyak buku.

Dengan senang hati saya mempersilahkan anda menuliskan bukti-bukti anda bahwa Islam adalah agama yang benar, kirimkan ke forum kami dan biarkan semua orang membaca dan mempelajari kebenaran. Adakah yang lebih baik dari itu? Saya memberi anda kesempatan untuk menggunakan situs ini untuk mempromosikan Islam dan menolong bukan hanya para mantan Muslim, tetapi semua orang untuk mengetahui bahwa Islam adalah agama yang benar dari Tuhan.  

Hormat saya,  

Ali Sina 

 

Maulana Ajmal Qadri kepada Ali Sina

17-11-2007 

Bagian II Surel Kedua  

Maulana Ajmal Qadri

Bpk. ALI, 


Pertama-tama, saya mohon anda berhenti menggunakan kata-kata penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW… anda harus menghargai dan peduli pada perasaan lebih dari satu milyar orang jika anda menghargai kemanusiaan. 

Saudara Maulana:
Saya tidak sedang menghina  Muhammad. Saya sedang mendakwanya. Jika saya mengatakan Muhammad adalah seorang pencuri, pembunuh banyak orang atau pemerkosa, saya membuktikan klaim saya dengan menggunakan  Hadith, Sira dan Quran sebagai barang bukti. Terserah anda bila anda tidak setuju dengan dakwaan-dakwaan ini.  

Soal menghargai keyakinan, kata siapa keyakinan harus dihargai? Mengapa harus menghargai agama yang mengatakan bahwa orang-orang yang tidak beriman adalah cemar (najis), harus menyalibkan mereka dan memotong ujung-ujung jari mereka karena mereka adalah musuh-musuh Allah dan mereka akan menjadi bahan bakar untuk api neraka? Ini adalah sebuah penghinaan kepada saya, karena saya adalah orang yang tidak beriman. Mengapa saya harus menghargai penghinaan terhadap diri saya?  

Kita harus menghargai orang dan hak mereka untuk percaya pada apapun yang mereka ingin percayai, tetapi bukan menghargai apa yang mereka percayai. Saya harus menghargai hak anda untuk percaya pada absurditas (kekonyolan), tetapi ini tidak berarti saya harus menghargai absurditas.  

Seringkali kita mendengar bahwa kita harus menghargai keyakinan orang. Itu omong kosong. Kita tidak harus menghargai keyakinan apapun, bahkan keyakinan kita sendiri. Kita harus selalu mempertanyakan keyakinan. Inilah satu-satunya cara agar manusia dapat mengalami kemajuan. Jika kita menghargai keyakinan, tidak mempertanyakannya, dan tidak menantangnya, lalu bagaimana kita akan dapat menyingkirkan keyakinan-keyakinan yang palsu?     

Lebih jauh lagi, apakah orang Muslim menghargai keyakinan orang lain? Mengapa mereka menghina orang Yahudi, orang Kristen, dan membunuh penganut Baha’i, orang Sikh, orang Ahmadiyah dan orang Hindu, ketika mereka (Muslim) menjadi kelompok mayoritas dan yang memegang pemerintahan? Bukankah Sura Fatiha yang diucapkan orang Muslim setiap hari adalah penghinaan kepada orang non Muslim? Lupakanlah orang Muslim; apakah Muhammad menghargai keyakinan orang sejamannya? Mengapa ia menerobos masuk ke dalam Ka’ba dan menghancurkannya? Bukankah itu penodaan terhadap agama orang Arab? Ia dapat membangun mesjidnya di tempat lain, mengapa ia harus menyerang dan menghina sesembahan orang lain? Ia memberi teladan untuk diikuti orang-orang Muslim lainnya, dan akibatnya para pengikutnya sama kejamnya dan sama tidak tolerannya seperti dia. Mereka terus-menerus berperang satu sama lain, saling menyebut sesamanya sebagai bidat dan saling membunuh. Tahukah anda ada lebih banyak orang Muslim yang dibunuh di tangan sesamanya Muslim dalam pertikaian-pertikaian sektarian dari pada yang terbunuh dalam perang di tangan orang-orang non Muslim? Pembunuhan ini masih terus berlangsung hingga hari ini.  

Jika anda meminta orang lain untuk menghormati keyakinan anda, tolong perhatikan baik-baik bagaimana anda menghormati keyakinan orang lain. Orang Muslim menikmati lebih banyak kebebasan dan hak di negara-negara non Muslim daripada yang mereka berikan kepada agama-agama lain di negara-negara Islam. Anda sendiri telah mengatakan bahwa para pembuat hukum yang bertentangan dengan Syariah harus dibunuh. Beginikah cara anda menghormati keyakinan orang lain? Anda meminta penghormatan, tapi anda sama sekali tidak memberikan penghormatan apapun (Anda malah membunuhnya!).

 

Dan hendaknya tidak ada keraguan dalam benak anda bahwa Muhammad SAW utusan Allah yang terakhir dan yang terhebat, dan Quran adalah  (furqan) kriteria untuk menghakimi yang benar dari yang salah apapun kriteria imannya (eaman) Quran diberikan kepada umma oleh utusan yang terakhir.  

Maaf, saya meragukannya. Itulah sebabnya mengapa saya meminta anda membuktikan klaim ini secara logis. Saya tidak mau percaya hanya karena perkataan anda. Mana bukti untuk klaim-klaim tersebut? Saya juga tidak mau percaya hanya karena perkataan Muhammad. Saya perlu bukti. Orang Muslim mengacaukan bukti dengan klaim dan alih-alih memberi bukti mereka mengulangi klaim seakan-akan melalui pengulangan suatu dusta menjadi kebenaran.

 

* Saya tidak ingin masuk ke dalam diskusi-diskusi logis dengan anda karena logika murni akan membawa anda kepada agnostisme atau ateisme, diskusi akan selalu menyesatkan anda, kecuali anda tidak percaya pada “spiritualitas” dan membiarkan nalar anda mengikuti hati anda… karena jiwa berelasi dengan hati  dan jiwa mempunyai fungsi-fungsinya sendiri (matanya sendiri, telinganya sendiri, dsb), dan Quran diwahyukan ke hati nabi Muhammad SAW seperti yang disebutkan dalam  surah baqarah..oleh karena itu Allah menyebut “si tuli, bisu” orang-orang yang jiwanya sudah mati 

Ini adalah pernyataan yang keras. Jika logika membawa kepada agnostisme atau ateisme, tidakkah ini berarti bahwa keyakinan kepada Tuhan adalah tidak logis? Siapa yang memberikan otak pada kita, jika bukan Tuhan? Mengapa menggunakan otak kita akan membawa kepada agnostisme atau ateisme? Seperti yang dikatakan Galileo, jika Tuhan tidak ingin agar kita menggunakan otak kita, mengapa Ia memberikannya pada kita? Jika kita tidak boleh menggunakan logika untuk menemukanTuhan, bagaimana kita bisa tahu jika kita telah disesatkan?    

Tidak sedikit nabi palsu yang telah menipu banyak orang dengan kebohongan mereka dan mengatakan pada orang banyak agar tidak menggunakan otak mereka, jangan berusaha bernalar, jangan menggunakan logika, percaya saja. Bukalah hati anda dan percayalah segala sesuatu yang kami katakan; percaya dengan tidak kritis dan percaya buta, karena penerimaan tanpa menggunakan otak ini akan menuntun anda. Kita tahu betul bahwa orang-orang malang ini tidak diselamatkan, namun disesatkan. Itulah resiko yang anda terima jika tidak menggunakan otak anda. Jika pesan Tuhan tidak logis, bagaimana kita bisa yakin bahwa itu adalah pesan dari Tuhan? 

Berlawanan dengan apa yang anda katakan, oleh karena Tuhan itu rasional, Ia tidak pernah menghendaki agar kita mempercayai jargon-jargon kosong. Ia memberi kita alat untuk membedakan kebenaran dari kepalsuan. Jika kita harus menggunakan otak kita dan bersikap logis dalam hal-hal sederhana yang berkaitan dengan hidup, mengapa kita tidak boleh bersikap logis dalam mencari Tuhan? 

Tidakkah anda lihat celahnya? Menurut anda mengapa Muhammad berkeras agar kita tidak menggunakan otak kita? Itu karena dia tahu bahwa klaimnya tidak logis. Ia sendiri tahu bahwa ia adalah seorang pembohong. Ia tahu jika orang mulai menggunakan otak mereka, maka mereka akan menemukan kebenaran dan tidak seorangpun yang akan percaya pada dusta-dustanya.

Sangat tidak masuk akal jika percaya bahwa Tuhan ingin kita jadi bodoh dalam hal menemukan tuntunan. Jika kita tidak boleh menggunakan otak kita, bagaimana kita bisa tahu agama mana yang benar? Ada ribuan keyakinan di dunia ini. Semuanya menawan hati dan mengingatkan kita agar tidak menggunakan otak kita. Yang mana yang benar? Haruskah kita mengikuti yang lebih logis atau yang lebih mengancam kita? 

Hanya dengan logika kita dapat menemukan kebenaran. Kebenaran itu logis. Kepalsuan itu tidak logis. Inilah satu-satunya yang anda butuhkan untuk melihat bahwa Muhammad bukanlah utusan Tuhan yang sejati. Jika ada orang yang mengatakan pada anda agar tidak menggunakan otak anda dan percaya buta, anda harus segera meninggalkannya karena orang itu bukanlah nabi Tuhan. Dia adalah seorang penipu. Bukankah ini cukup untuk melihat bahwa Muhammad adalah seorang pembohong?   

Siapakah yang tuli, bisu dan buta? Orang yang menggunakan otaknya dan menemukan kebenaran dengan logis atau orang yang percaya tanpa berpikir? Tidakkah anda lihat betapa mudahnya untuk tidak setuju dengan Islam? 

Tidaklah benar bahwa jika anda menggunakan logika maka anda akan kehilangan iman kepada Tuhan. Dengan menggunakan logika anda akan kehilangan iman anda kepada Muhammad. Muhammad tidak mempunyai pemahaman tentang Tuhan. Apapun yang dikatakannya tentang Tuhan tidak masuk akal. Ia menggambarkan Tuhan sebagai sosok penguasa sadis, seperti Saddam Hussein, yang melakukan apa yang ia sukai dan tidak tunduk kepada aturan apapun; yang senang disanjung; yang memberi pahala kepada orang beriman yang tidak berotak dan menghukum orang-orang yang berpikir bebas. Itu bukan definisi mengenai Tuhan. Orang yang kurang kecerdasannya seperti Muhammad tidak dapat memahami kebesaran Tuhan. Lalu ia menggambarkan-Nya sebagai seorang penguasa yang kejam. Muhammad mempunyai pemahaman yang bodoh mengenai Tuhan. Itulah sebabnya mengapa ketika anda menggunakan otak anda dan berusaha bersikap logis, anda akan kehilangan iman anda kepada Allahnya Muhammad. Tuhannya Muhammad tidak logis. Dia bukanlah Tuhan tetapi rekaan pikiran seorang yang sangat bodoh.

Saya menemukan Tuhan setelah saya meninggalkan Islam dan saya menemukan-Nya dengan logika. Saya tidak harus menyingkirkan nalar agar dapat menemukan Tuhan. Kebenaran tidak bisa tidak logis. Kepalsuanlah yang tidak logis. Tuhan adalah Sang Prinsip Tunggal yang mendasari ciptaan, bukan seorang tiran. 

Alasan terpecahnya kemanusiaan adalah karena kebanyakan orang percaya pada sesembahan yang tidak logis. Jika kita menghentikan kegilaan ini dan menggunakan pemberian terbesar yang telah diberikan Tuhan pada kita untuk menemukan-Nya, kita semua akan menemukan satu-satunya Tuhan yang sejati dan perpecahan-perpecahan ini di antara umat manusia akan hilang.

 

* Saya percaya bahwa anda disesatkan oleh setan karena saya selalu mengatakan hal-hal yang sama mengenai Islam dan nabi Muhammad SAW, hingga tanda-tanda Allah ditunjukkan kepada saya (yang tidak akan saya sebutkan dalam surel). Tetapi  alhamdulillah Allah membuktikan semua yang dikatakan Allah dan utusan-Nya adalah benar (TIDAK DIRAGUKAN LAGI). 

Jika tanda-tanda Allah ditunjukkan kepada anda, tanda-tanda itu tidak ditunjukkan pada saya. Saya tidak dapat mempercayai perkataan anda karena saya tidak melihat ada tanda-tanda. Dalam ketiadaan tanda-tanda, yang dapat saya lakukan adalah menggunakan otak saya dan berusaha untuk logis. Saat saya melakukannya, saya melihat bahwa Muhammad adalah seorang penipu. Saya ulangi: saya tidak bermasalah dengan Tuhan. Muhammadlah yang saya tolak. Menurut saya Muhammad tidak ada hubungannya dengan Tuhan. Sudah jelas bahwa ia tidak memahami Tuhan. 

Apakah Tuhan menghendaki kita mempercayai-Nya secara tidak rasional? Itu penghujatan. Tuhan tidak irasional. Setanlah yang irasional. Jika Muhammad mengatakan pada anda untuk tidak menggunakan otak anda dan percaya buta, itulah buktinya Muhammad tidak berasal dari Tuhan, tapi dari setan.

Itulah yang terjadi pada orang-orang Muslim yang malang. Karena mereka tidak menyembah Tuhan, melainkan setan, mereka hidup sengsara dan terus menerus memerangi satu sama lain. Menurut anda mengapa orang Muslim adalah orang-orang yang termiskin dan paling terpuruk di dunia? Mengapa mereka terus memerangi satu sama lain dan memerangi orang lain? Itu karena mereka menyembah setan.  

Anda mengatakan anda tidak dapat membicarakan tanda-tanda Tuhan. Apa untungnya hal itu bagi saya? Jika tanda-tanda itu nyata, anda dapat menjelaskannya dengan cara yang logis. Bagaimana saya bisa tahu bahwa anda tidak disesatkan? Ceritakanlah pada saya tanda-tanda itu dan saya akan membuktikan bahwa anda telah dibodohi. Haruskah saya menggunakan otak saya sendiri atau otak anda? Jika tanda-tanda yang telah anda temukan memuaskan anda, itu baik buat anda! Selama saya tidak melihat tanda-tanda, saya tidak harus percaya. Bukankah bodoh jika percaya tanpa ada bukti? Mengapa saya harus percaya kepada Islam dan bukannya percaya kepada salah satu dari ribuan agama lainnya yang juga tidak rasional?

 

*Dan Islam itu sangat indah dan damai dan segala sesuatu di dalamnya bersesuaian dengan natur manusia.

Keindahan itu tergantung mata yang melihatnya. Anda melihat Islam itu indah, sedangkan saya melihatnya sangat buruk. Itu subyektif. Janganlah kita membahas masalah estetika! Bagaimanapun juga, Islam BUKAN agama damai. Klaim itu hanya lelucon. Orang Muslim selalu terlibat dalam peperangan. Muhammad sendiri melakukan 78 penyerangan dalam dekade terakhir hidupnya. Quran mengatakan   Diwajibkan atas kamu berperang” (Sura 2:216) dan “Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih” (Sura 9:39). 

Mengatakan bahwa Islam itu agama damai adalah hal yang menggelikan. Ketika anda mengatakan bahwa Islam bersesuaian dengan natur manusia, saya juga tidak dapat menyetujuinya. Jika sesuatu itu sesuai dengan natur manusia, maka ia dapat dimengerti secara natural. Islam tidak dapat dipahami secara natural. Islam harus diindoktrinasikan dan kadangkala dipaksakan pada orang-orang yang tidak bersedia untuk tunduk pada Islam. Inilah bukti bahwa Islam tidaklah natural. Jatuh cinta itu natural. Rasa ingin tahu itu natural. Mencari kesenangan dan kepuasan adalah natural. Ini adalah hal-hal yang kita lakukan tanpa paksaan. Jika suatu keyakinan dipaksakan, maka ia tidak natural. 

Sebelumnya anda mengatakan Islam itu tidak logis. Bagaimana sesuatu yang natural bisa tidak logis? Juga jika Islam itu natural, mengapa Muhammad memerintahkan para pengikutnya untuk mengobarkan jihad dan memaksakan Islam pada orang lain dengan pedang? Konsep Jihad adalah bukti bahwa Islam bertentangan dengan natur manusia. Gagasan (keras yang memaksakan) amr bi’l ma`aroof dan nahy anil munkar (melakukan apa yang diijinkan dan menjauhi yang dilarang) adalah bukti bahwa Islam bertentangan dengan natur manusia. Jika Islam bersesuaian dengan natur manusia, mengapa harus memaksakannya pada orang dengan kekuatan senjata?

 

* Dan sebagai informasi untuk anda, di dunia ini masih ada para pengikut setia nabi Muhammad SAW (yang kepadanya Allah telah memberikan penglihatan khusus untuk melihat yang tak terlihat dan auliya Allah dan para pengikut setia nabi Muhammad SAW diberi kekuatan spesial Allah (sama dengan yang diberikan kepada nabi Muhammad) untuk membuktikan akan kenabian sejati Muhammad SAW. Semoga ALLAH MEMBAWA anda kepada salah satu dari semua ini, tapi saya takut anda telah tersesat terlalu jauh hingga mendapatkan murka ALLAH. 

Dapatkah para pengikut setia Muhammad ini membuktikan klaimnya? Jika demikian, mintalah mereka agar menulis pada saya. Saya sangat ingin mendengar apa yang mereka katakan.  

Lupakanlah saya. Mungkin sudah tidak ada harapan untuk saya. Anda tidak usah memikirkan saya, tetapi pikirkanlah jutaan orang yang membaca situs ini. Tidakkah menurut anda mereka harus mengetahui kebenaran? Saya mohon anda mengirim kemari orang-orang Muslim yang dikaruniakan kekuatan-kekuatan spesial itu dan biarkan mereka menegakkan kebenaran Islam sekali dan selamanya.  

Orang-orang Muslim tidak mempunyai kekuatan-kekuatan spesial. Itu hanya orang-orang dengan omong kosong agar mendapat kekuasaan dan pengaruh. Anda mempesona orang-orang polos dengan omong kosong, tapi tidak dapat mempengaruhi seorang pemikir bebas. 

Saya telah meyakinkan banyak orang Muslim bahwa Islam adalah kebohongan. Angka ini akan semakin bertambah seiring semakin banyaknya orang yang membaca situs ini. Saya berjanji pada anda bahwa saya akan menerbitkan kekeliruan auliya anda, yaitu orang yang dapat melihat yang tidak terlihat. Biarkan mereka menceritakan pada kami mengenai hal itu. Biarkan mereka memberikan kami tanda-tandanya. Mintalah agar mereka datang dan menuntun orang-orang yang telah saya sesatkan.

 

* Para nabi Bani  Israel berdoa kepada ALLAH agar berada di antara para pengikut nabi Muhammad SAW karena mereka mengetahui apa status auliya nabi SAW. Anda sama sekali tidak tahu apa itu status dari umma ini. Karena menghabiskan waktu dengan orang-orang yang salah dan PERSEPSI ANDA TELAH MENJADI TIDAK SEIMBANG. 

Ini absurd. Siapa yang mengatakan bahwa para nabi Israel berdoa agar berada di antara para pengikut Muhammad? Mana bukti untuk klaim yang kosong ini? Kalian orang Muslim sudah terbiasa membuat klaim-klaim yang tidak berdasar dan oleh karena tidak seorangpun berani menentang kalian, karena kalian tidak akan terima jika ditentang, kalian selalu membuat klaim-klaim palsu ini dan sekarang kalian benar-benar mempercayai dusta kalian sendiri. Tak ada sesuatu pun yang lebih jauh daripada kebenaran. Tak seorangpun pernah berdoa untuk menjadi pengikut Muhammad, karena Muhammad bahkan bukanlah seorang nabi Tuhan. Muhammad tidak disebutkan dalam kitab suci agama manapun. Lihat: Apakah Muhammad Disebutkan Dalam Alkitab? Muhammad tidak ada dalam Alkitab, (tetapi diklaim selangit bahwa ia dinubuatkan!).

 

* Ini akan menjadi diskusi yang panjang sehingga menurut saya ini sia-sia karena saya tidak dapat memberi anda hidayah.  

Lalu mengapa anda menulis pada saya? Apakah anda pikir saya percaya begitu saja klaim irasional apapun yang anda lemparkan begitu saja pada saya, serta mengancam saya dengan api neraka? Saya membutuhkan bukti, dan anda tidak memberikan satupun. Saya tidak percaya pada Tuhan yang tidak rasional dan saya tidak mau menjadi seorang beriman yang buta.

 

* Jika Allah telah menakdirkan untuk memberikan anda hidayah maka itu akan datang jika IA belum memutuskan untuk memasukkan anda ke dalam api neraka. Saya hanya memperingatkan anda agar dengan segera mengakhiri apa yang sedang anda kerjakan ini dan bertobat dan pergi kepada auliya akraam  ALLAH bukan kepada para sarjana, disanalah solusi anda atau penghukuman akan segera mendatangi anda dan itu pasti…percayalah pada saya…tidak lama lagi insya Allah…

Hanya itu sajakah? Pertama anda mengatakan bahwa logika akan membuat orang tidak percaya pada Tuhannya Muhammad, karena Tuhannya itu tidak logis dan tidak rasional. Kemudian anda mengatakan bahwa anda mempunyai tanda-tanda, tetapi anda tidak dapat mengatakannya. Kemudian anda mengatakan anda tidak mempunyai hidayah (tuntunan). Sejauh ini anda tidak memberikan bukti apapun bahwa Muhammad benar-benar adalah nabi Tuhan. Kemudian anda mengancam jika saya tidak percaya pada sesembahan anda yang tidak rasional dan kepada nabi palsunya itu, saya akan dimasukkan dalam neraka. Apakah anda sedang berusaha menakut-nakuti anak kecil?

Saudara Maulana yang kekasih, kami adalah orang-orang yang rasional. Satu-satunya yang harus anda lakukan untuk membuktikan bahwa Islam itu benar adalah memberikan argumen-argumen logis. Ancaman hanya untuk orang-orang tolol. Orang-orang cerdas tidak bisa ditakut-takuti agar tunduk. Tuhan telah memberi kita otak untuk digunakan agar tidak menjadi mangsa para penipu dan pendusta. Siapapun dapat mengancam. Saya menginginkan bukti-bukti logis. Anda sama sekali tidak memilikinya.  

Janganlah takut untuk berpikir, Maulana yang baik. Gunakanlah otak anda. Tuhan ingin agar anda menggunakan kecerdasan anda. Dengan logika anda dapat menemukan Tuhan yang sejati. Jangan biarkan para penipu dan penjahat menyesatkan anda. Jangan menjadi mangsa kebohongan mereka. Tuhan tidak akan pernah menghukum orang karena mereka menggunakan otak mereka. Dengan mengikuti Muhammad anda sedang mengikuti setan. Apapun yang dilakukan dan dikatakan orang ini, semuanya satanis. Jangan menyia-nyiakan hidupmu dengan mengikuti seorang pembohong.   

Anda tidak dapat membuktikan Islam itu benar. tetapi saya telah membuktikan bahwa Islam adalah kebohongan. Silahkan membaca artikel-artikel saya. Anda akan menemukan kebenaran disana. Saya menggunakan Quran dan  hadith untuk mendukung klaim-klaim saya. Saya juga akan mengirimi anda copy digital buku saya, jika anda memintanya. Bukti bahwa Muhammad berdusta sangat mengejutkan. Anda tidak akan mendapat pahala karena mengikuti nabi setan. Sudah waktunya anda bangun. Jutaan orang Muslim juga sedang bangun dari tidurnya. Jangan menjadi orang yang terakhir.

 

Maulana Ajmal Qadri to  Ali Sina

18-11-2007 

Bagian III Surel Ketiga

* NAH bagaimana anda membuktikan TUHAN dengan logika? Semuanya bermula dari takut akan Dia yang telah menciptakan kita dan jika takut pada-Nya datang di bumi maka datanglah EAMN, dalam kasus anda, anda tidak takut kepada  ALLAH, dapatkan anda membuktikan jiwa? Saya menantang anda dan saya akan memberi 100,000 Dolar Amerika kepada orang yang menyucikan dirinya menurut jalan yang ditunjukkan nabi SAW namun mengklaim ini bukanlah iman yang sejati. Ijinkanlah semua pembaca situs anda mengikuti pengajaran yang benar dari MUHAMMAD SAW dan sucikan diri anda dari mengikuti penyakit-penyakit yang didaftarkan oleh Muhammad SAW berikut ini:

SHIRK/Syirik (mempersekutukan Allah)
KUFR
/Kafir (tidak beriman)
NIFAQ (
kemunafikan)
TAKABBUR (
kesombongan)
HASAD
(iri hati, dengki)
AJAB (
penghinaan)

 

* Dan satu hadith sudah cukup untuk melengkapi semua hak azasi manusia seperti yang dikatakan nabi SAW (pilihlah hal yang sama untuk saudaramu dari apa yang kamu sendiri sukai). Seandainya saja anda mengikuti satu hadith ini, itu sudah cukup untuk mempraktekkan semua hak azasi manusia. Dan jika siapapun setelah mempraktekkannya dan disucikan dari penyakit-penyakit di atas dan masih mengklaim pengajaran-pengajaran Muhammad SAW itu salah, saya akan memberinya 100,000 Dollar Amerika. Insya Allah… dan orang-orang yang suka disucikan dan menikmati hidup di dunia ini dan di akhirat silahkan menghubungi saya di alamat surel saya: qadricorp1@yahoo.com 

Maulana Qadri yang baik: 

Untuk memahami Tuhan, anda harus mengubah seluruh paradigma anda. Tuhannya Muhammad tidak dapat dibuktikan, karena dia adalah sesembahan yang palsu. Sangatlah mudah untuk membuktikan Tuhan yang sejati. Untuk melakukannya anda harus melihat segala sesuatunya dari prespektif yang benar-benar berbeda. Selama anda membayangkan Tuhan sebagai seorang penguasa yang berdaulat, atau seorang raja, anda tidak akan dapat membuktikan eksistensi-Nya dan oleh karena itu keyakinan anda tidak mempunyai bukti. Inilah celahnya. Bila anda mempercayai sesuatu tanpa bukti, anda rentan untuk meyakini fantasi. Oleh karena anda tidak dapat membuktikan bahwa obyek keyakinan anda adalah riil, anda dapat menjadi mangsa para penipu yang akan menyesatkan anda dengan dusta-dusta mereka dan meyakinkan anda untuk mempercayai sesembahan mereka yang palsu. Kebenaran hanya ada satu, tetapi ada banyak sekali kepalsuan. Itulah sebabnya mengapa kita mempunyai banyak sekali keyakinan dan agama. Mengapa orang dapat sangat terpecah-belah? Itu karena mereka tidak peduli dengan kebenaran. Mereka mempercayai hal-hal yang tidak rasional dan tidak logis dan keliru meyakini bahwa Tuhan tidak dapat dibuktikan. Itu adalah sebuah kekeliruan. Tuhan dapat dibuktikan, tetapi anda harus siap untuk melihat segala sesuatunya dari perspektif yang berbeda.

Dalam banyak agama, terutama agama-agama Semitis, Tuhan adalah suatu makhluk atau sosok. Ia adalah sosok yang tertinggi, terpisah dari ciptaan-Nya, dan Tuhan adalah “Dia”; satu pribadi. Gagasan mengenai Tuhan yang seperti ini tidak dapat dibuktikan. Kenyataannya, dapat ditunjukkan bahwa ini tidak benar. Umumnya, ketika orang menolak Tuhan dan mengatakan bahwa mereka adalah ateis, Tuhan inilah yang mereka tolak. Namun demikian, banyak pemikir hebat yang percaya kepada Tuhan dan mereka sangat religius. Sekalipun Tuhan mereka dan religiositas mereka sangat berbeda dari yang dipahami orang-orang religius. Saya telah menjelaskan hal ini dalam sebuah artikel yang berjudul “Tuhan itu Apa?”

Anda memberi kami sederet “penyakit jiwa” seperti shirk, kufr, nifaq, takabbur, hasad, dsb. Dan mengatakan bahwa Islam dapat menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut. Ini sama sekali tidak benar. Jika kita benar-benar memperhatikan, kita dapat melihat bahwa orang-orang Muslim adalah orang-orang yang justru menderita penyakit-penyakit ini. Ijinkan saya membahasnya satu per satu.  

Shirk:

Shirk/syirik berarti mempersekutukan Tuhan. Orang Muslim mengklaim Allah tidak mempunyai sekutu/rekanan, tapi dalam realita mengasosiasikan Muhammad dengan Allah. Quran penuh dengan perintah kepada orang-orang beriman untuk mengasihi Allah dan utusan-Nya, menaati Allah dan utusan-Nya, menjarah dan membawa seperlima dari jarahan untuk Allah dan utusan-Nya dsb. Muhammad bahkan mengklaim bahwa pada hari Penghakiman (lihat: Hari Penghakiman) ia akan duduk di dekat Allah bersyafaat untuk orang-orang beriman. Dengan kata lain, ia akan bertindak selaku konselor bagi Allah, menasehati Yang Maha Kuasa tentang bagaimana Ia harus melakukan tugas-Nya, siapa yang harus dihukum dan siapa yang harus diberi pahala.  

Dapatkah orang percaya kepada Allah dan tidak percaya kepada Muhammad? Menurut Muhammad orang seperti itu masih seorang kafir. Oleh karena itu, sudah jelas bahwa sekalipun Muhammad membuat klaim, sebenarnya ia meninggikan dirinya sendiri hingga kepada tingkatan sebagai partner Allah, sedemikian sehingga keyakinan kepada Allah tanpa diikuti  keyakinan kepada partner-Nya, tidak dapat diterima.  

Orang Muslim dapat mengkritik Allah, seperti yang dilakukan Iqbal seorang penyair Pakistan, tapi tidak seorangpun boleh mengkritik Muhammad. Bukankah ini menunjukkan bahwa Muhammad melebihi Allah?  

Kufr/kafir:

Kufr/kafir bukan hanya tidak beriman. Kafir artinya menghujat Tuhan. Kafir berarti mengenakan atribut-atibut yang salah kepada Tuhan. Ada banyak kualitas yang Muhammad berikan kepada Tuhan, dan semuanya salah dan menghujat. Perhatikanlah ke-99 nama Allah. Diantaranya anda akan menemukan Al-Mutakabbir (Yang Sombong), Al-Jabbar (Penguasa Yang Tiran),  Al-Qahhar (Sang Penakluk), Al-Khafid (Yang Merendahkan) Al-Mudhell (Sang Penghina), Al-Mumit (Yang Memberi Kematian) Al-Muntaqim (Yang Membalas Dendam), Ad-Darr (Yang Menciptakan Apa Yang Membahayakan). Berdasarkan Quran Allah adalah khairul Makirin (Sang Penipu Agung). Ini bukanlah kualitas-kualitas ilahi! Alkitab mengatakan Satan adalah Yang Sombong, Si Penipu, Yang Memberi Kematian, Si Pencemooh dan si Penghina. Muhammad mengenakan kualitas-kualitas satanis kepada Allah. Bagaimana Tuhan bisa menjadi penipu? Bisa jadi Tuhannya Muhammad adalah Satan atau ia telah menghujat Tuhan. Akibatnya, orang Muslim, oleh karena percaya kepada Muhammad dan terus-menerus mengucapkan penghujatan ini, adalah orang kafir. Islam tak lain tak bukan hanyalah kafir.  

Salah satu nama Allah menurut Muhammad adalah Al-Warith (Yang Mewarisi). Jika Tuhan adalah pemilik segala sesuatu, bagaimana Ia dapat mewarisi apa yang senantiasa utuh telah dimiliki-Nya? Sudah jelas bahwa Tuhannya Muhammad bukanlah Tuhan, dan Islam adalah kafir besar.  

Nifaq:

Nifaq artinya tidak tunduk kepada pihak yang berwenang dan tidak bersesuaian dengan melakukan cara menipu dan sikap yang tidak bertanggung-jawab. Muhammad menipu banyak pria dan wanita muda, dan memisahkan mereka dari orang-tua mereka. Ia menyebabkan banyak orang tidak tunduk kepada pihak yang berwenang dan mengatakan kepada para pengikutnya untuk memutuskan ikatan mereka dengan teman-teman dan kerabat mereka,  jika mereka tidak beriman. Di Medina ia mendatangkan perpecahan di antara orang Arab dan orang Yahudi yang adalah penduduk asli negeri itu dan akhirnya membantai orang Yahudi atau mengusir mereka. Ada nifaq dan perselisihan dimana saja orang Muslim bertemu. Mereka tidak dapat hidup berdampingan dengan sesamanya orang Muslim, apalagi dengan orang non Muslim. Benih nifaq ini tidak lain tidak bukan ditabur oleh Muhammad sendiri. Ia mengatakan bahwa umma-nya akan terpecah menjadi 72 sekte dan semuanya akan masuk neraka, kecuali satu. Seperti yang telah anda sendiri kemukakan, Islam tidak mempunyai penjelasan yang logis dan Muhammad tidak pernah menjelaskan apapun. Oleh karena itu, orang Muslim menafsirkan Islam dengan berbagai cara dan tiap kelompok memandang kelompok lainnya sebagai aliran sesat, bahan bakar untuk api neraka dan pantas mati.  

Takabbur:

Takabbur artinya kesombongan dan kemuliaan sia-sia. Ya, sudah tentu takabbur adalah racun dan penyakit karakter. Tapi lihatlah dan perhatikan, menurut Muhammad, Allah juga mutekabbir (penuh dengan/sangat takabbur).  Mengapa Muhammad mengenakan racun ini pada Tuhan? Itu karena Tuhannya hanyalah angan-angan imajinasinya dan ciptaan otaknya yang psikopat. Muhammad adalah orang yang narsistik dan Allah adalah proyeksi pikirannya yang sakit. Akibatnya, Tuhannya Muhammad merefleksikan gangguan kepribadian yang dialaminya sendiri. Ia adalah seorang penipu, penuh kesombongan, pencemooh, penghina dan penguasa tiran. Semua ini adalah ciri-ciri seorang narsistik. Muhammad memproyeksikan atribut-atributnya sendiri terhadap Tuhan imajinernya.  

Tidak sulit melihat bahwa Islam itu palsu dan Muhammad adalah seorang penipu. Alasan orang Muslim tidak dapat melihat hal ini karena mereka telah berhenti menggunakan otak mereka dan seperti yang telah anda akui, mereka telah meninggalkan logika. Saat anda menolak logika, anda akan menjadi mangsa dusta apapun. Jika orang Muslim memutuskan untuk berpikir sejenak, ia akan melihat bahwa Islam itu palsu. Ada semakin banyak orang Muslim yang menggunakan otak mereka dan meninggalkan Islam. Melihat hal ini, Islam akan menjadi sejarah hanya dalam satu generasi.

Hasad:

Hasad adalah iri hati. Saudara Maulana, marilah kita bersikap jujur. Siapakah umat yang paling hasood (iri hati)? Orang-orang non Muslim ataukah orang-orang Muslim? Saya sudah pernah menjadi bagian dari kedua kelompok itu dan saya dapat mengatakan pada anda dengan kepastian bahwa orang non Muslim tidak punya rasa iri hati terhadap orang Muslim. Kenyataannya, mereka tidak melihat apapun dalam diri orang Muslim yang dapat membuat mereka iri hati pada orang Muslim. Memangnya orang Muslim punya apa sehingga dapat membuat orang lain iri hati? Apakah orang Muslim lebih maju dalam bidang sains, teknologi, budaya, sosial, politik atau bahkan lebih maju secara psikologis? Orang Muslim adalah kaum yang paling rendah, serendah-rendahnya. Apa yang mereka miliki yang tidak dimiliki orang lain, sehingga dapat menimbulkan iri dan dengki? (Dan siapakah yang paling mudah tersinggung dan merasa direndahkan atas apa yang mereka miliki atau tidak miliki?)

Pemikiran orang Muslim sangat terbelakang hingga ada yang tergoda untuk mengklasifikasi mereka sebagai sub-spesies ras manusia yang kurang berevolusi. Satu-satunya sentimen yang dapat mereka timbulkan di antara orang non Muslim adalah mengasihani diri. Sudah tiba saatnya untuk mengangkat kepala kita keluar dari pasir penyangkalan dan menghadapi kebenaran. Orang Muslim adalah kaum yang paling terpuruk di muka bumi ini. Merekalah yang iri dan dengki pada orang lain. Merekalah yang terus menerus membandingkan diri mereka dengan orang lain dan menyombongkan kejayaan masa lalu mereka yang hanyalah ilusi. Kejayaan apa? Selama mereka menjarah harta benda bangsa-bangsa lain, mereka hidup dalam kemewahan yang tidak terhormat. Bila barang jarahan itu sudah habis, mereka kembali menjadi miskin, dan mereka tidak pernah bisa bangkit dari kemiskinan. Kekayaan yang didapat dari minyak bumi tidak ada kaitannya dengan kehebatan Islam dan Muslim. Sekali lagi, orang-orang non Muslimlah yang menemukan kegunaan benda berwarna hitam tersebut. Orang Muslim adalah orang-orang malas yang tidak menghasilkan apa-apa.

Alih-alih mengandalkan kerja, mereka bergantung pada “pemeliharaan” dan menghabiskan waktu mereka untuk bersembahyang pada Tuhan yang palsu. Sementara orang non Muslim telah keluar dari Abad Kegelapan dan setiap hari mereka menaklukkan bidang-bidang baru dalam segala bidang pengetahuan, orang Muslim terperangkap dalam kebiadaban abad ke-7, dan tanpa harapan dapat mengejar ketertinggalan mereka. Satu-satunya yang mereka lakukan hanyalah membaca Quran dan membodohi diri mereka sendiri dengan mempercayai bahwa Quran telah menubuatkan banyak penemuan ilmiah yang dibuat oleh orang-orang kafir. Betapa menyedihkan!

Saya tidak begitu mengerti mengenai apa yang anda maksudkan dengan  Ajab (being boosful). Saya tahu apa arti ajab (aneh, asing), dan kata itu tidak berarti menyombongkan diri (boastful), namun saya tidak mengerti apa arti kata boosful. Jika yang anda maksudkan adalah penuh dengan kesombongan, ini sama dengan kejayaan kosong, dan kita telah membahas itu sebelumnya. Yang harus anda lakukan untuk melihat betapa sombongnya orang Muslim hanyalah dengan memperhatikan tingkah laku mereka. Jika sebuah gambar sama nilainya dengan seribu kata, maka gambar-gambar berikut ini sama nilainya dengan beberapa ribu kata.

 

Anda mengatakan bahwa Muhammad berkata: “Pilihlah yang sama untuk saudaramu dari apa yang kamu sendiri sukai”. Seandainya memang Muhammad berkata demikian, ia bukanlah orang pertama yang mengatakannya, melainkan hanya menirukannya. Ini disebut Aturan Emas (Golden Rule) dan berbagai versi aturan itu telah dikatakan oleh banyak orang dari berbagai budaya dan waktu. Konfusius berkata “Jangan memberlakukan pada orang lain apa yang kamu sendiri tidak sukai”. Yesus berkata, Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka” Lukas 6:31. 

Namun demikian, apa yang dikatakan Muhammad tidaklah sama. Menurut Muhammad, hanya orang Muslim yang bersaudara. Dalam persaudaraan itu, orang non Muslim tidak masuk hitungan. Muhammad berkata: “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan saudara-saudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (Sura 9:23).  Pada kesempatan lain ia menaruh kata-kata berikut ini ke dalam sesembahan imajinernya dan berkata: Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka(Q. 48:29). Ini sangat  jauh berbeda dengan Aturan Emas. Persaudaraan Muslim hanyalah untuk orang Muslim. Yang diikuti hanyalah perkataan Muhammad: Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman (Sura 9:14). Oleh karena orang Muslim memandang sesama Muslimnya dari sekte yang berbeda itu sebagai bidat/aliran sesat, maka mereka bahkan saling membunuh di antara sesama mereka sendiri. Jadi persaudaraan dalam Islam ini sangatlah terbatas. Kelompok Syiah tidak bersaudara dengan kelompok Sunni, demikian pula sebaliknya. Ada ratusan sekte dalam Islam dan mereka saling membenci satu sama lain.    

Hyena sekalipun mempunyai belas kasihan untuk kaumnya. Kita tidak mendapat kemuliaan bila hanya berbuat baik kepada kaum kita sendiri. Kemuliaan didapat karena bersikap adil kepada semua umat manusia. Apa yang diajarkan Muhammad disebut fasisme. Bersatu dengan kaum sendiri dan bersikap keras terhadap pihak luar adalah filosofi fasisme. Islam adalah agama kebencian. Islam membagi umat manusia menjadi “kami” dan “mereka”, orang beriman dan orang tidak beriman, serta mengobarkan permusuhan dan perang.  Islam bukanlah agama dari Tuhan. Islam adalah instrumen Setan untuk memecah-belah dan menghancurkan umat manusia. Orang Muslim tidak menyembah Tuhan. Mereka menyembah Setan. 

Kebenaran sudah muncul. Orang-orang baik yang sampai sekarang menyangka dengan mengikuti Islam mereka sedang mengikuti agama Tuhan, kini sedang melihat kebenaran. Mereka terbangun dari tidur dan menyadari bahwa mereka telah dibohongi. Dengan bergegas mereka meninggalkan Islam. Ini baru permulaan. Tidak lama lagi anda akan melihat eksodus massal, keluar dari Islam, di seluruh dunia. Kebenaran menyebar dengan cepat. Hari-hari Islam akan dihitung. “Kebenaran telah datang dan kepalsuan sirna; sesungguhnya kepalsuan adalah sesuatu yang (mulai) menghilang”.

 

* Anda sakit dan semua orang yang anda sesatkan adalah sampah dan kami tidak memerlukan mereka, dan perhatikan perkataan saya, ALLAH itu pandai membuat perhitungan, dan akan segera mendatangi anda, dan anda bahkan tidak akan memiliki kemampuan untuk bertobat … ingatlah nama saya, alamat surel saya,  dan saya berdoa kepada ALLAH setidaknya untuk memberikan kemampuan untuk memberitahu saya upah anda.    

Baiklah, jadi saya sakit dan semua orang yang saya sesatkan adalah sampah. Tapi mengapa anda tidak menjelaskan keindahan Islam kepada kami agar kami dapat dituntun? Sejauh ini kami telah memberi anda tiga pesan sedangkan anda tidak mengatakan apa-apa untuk membuktikan bahwa Islam adalah agama yang benar. Anda hanya mengancam jika kami tidak percaya kami akan masuk neraka, dan anda menyebut kami sampah. Anda bahkan berdoa agar berita tentang “upah” kami terdengar oleh anda, agar anda dapat bersukacita mendengar apa yang dilakukan para saudara jihadi anda kepada saya. Saya kuatir ini bukanlah argumen-argumen yang meyakinkan. Kami membutuhkan bukti.

Siapapun dapat mengatakan hal-hal yang bodoh dan mengancam orang-orang yang tidak percaya pada argumen-agumennya yang tidak logis. Ini disebut argumentum ad baculum dan merupakan kegagalan logika. Siapapun dapat menghina para lawannya ketika ia gagal memberikan argumen-argumen logis. Mengapa orang yang waras harus mempercayai kekeliruan seperti ini? Ancaman dan penghinaan adalah kesalahan. Apakah Sang pencipta alam semesta ini adalah seorang gila yang sadis? Bagaimana mungkin Tuhan yang sejati menurunkan sebuah agama tanpa bukti, kemudian menghukum orang karena tidak percaya? Ini sadisme. Apakah Allah sudah gila?

Tidak, saudara Maulana. Anda keliru. Tuhan itu tidak gila dan bodoh seperti yang digambarkan Muhammad dan yang anda yakini. Pertama-tama, Tuhan itu logis. Jika Tuhannya Muhammad tidak logis, itu karena Ia bukan Tuhan. Kedua, Tuhan tidak pernah menghendaki agar kita mempercayai absurditas. Ini penghujatan. Dengan mengklaim bahwa Tuhan itu tidak logis dan ingin agar kita percaya buta pada-Nya, anda sedang mengatakan kufr (kekafiran). Anda menggambarkan Tuhan sebagai sosok yang sadis dan gila. Yakinkah anda Ia akan mengampuni anda karena hal itu? Saya berharap ia mau mengampuni anda. Saya mohon, gunakanlah akal sehat anda. Tuhan itu tidak bodoh. Dia tidak irasional dan bukannya tidak logis.

Bagaimana mungkin anda dapat berpikir seperti itu? Muhammad sudah berdusta. Dia orang jahat. Ia membodohi orang-orang polos, menganjurkan mereka untuk menyerang, menjarah kekayaan orang dan membawa wanita-wanita muda kepadanya. Segala sesuatu yang dilakukan orang ini adalah satanis. Yang anda sembah bukanlah siapa-siapa melainkan Setan. Bagaimana mungkin Tuhan itu tidak logis? Bagaimana mungkin Tuhan bisa menjadi penipu, sombong dan angkuh, penguasa tiran, penghina, pencemooh, pemberi kematian dan (lihat:a) yang menciptakan apa yang membahayakan? Ini semua adalah atribut-atribut satanis. Anda menyembah Setan. Sudah waktunya anda bangun. Kebenaran bersinar seperti matahari. Sampai kapan anda mau membodohi diri anda dan orang lain?    

Saya telah membuktikan bahwa pengajaran Muhammad adalah jahat. Saya telah memenangkan $100,000 dollar yang anda tawarkan. Sebagai pemilk yang sah atas uang itu, saya menunjuk anda sebagai wali saya untuk menggunakan uang itu bagi kesejahteraan orang-orang yang menyumbangkan uang itu kepada anda.  Ajarilah mereka kebenaran. Tolong terjemahkan buku saya dalam bahasa Urdu (yang sekarang sudah diterjemahkan). Cetak dan distribusikan, dijual atau dibagi gratis saja. Biarkan orang mendapat pencerahan dan mempelajari kebenaran karena inilah pemberian terbesar yang dapat anda berikan pada mereka. Hanya kebenaran yang dapat memerdekakan mereka.    

Saya membagikan kebenaran ini dengan gratis. Mohon gunakan uang saya untuk menyebarkannya kepada orang-orang di negara anda? Saya ingin mereka bebas dari jaring dusta. Saya ingin mereka makmur dan hidup dalam kesetaraan, dengan semua bangsa di dunia dalam harmoni dan damai. Saya ingin orang-orang muda Pakistan dapat melihat terang dan tidak menjadi relawan untuk meledakkan diri mereka sendiri dan orang-orang lain yang tidak berdosa, hanya karena sebuah dusta. Tolong gunakan uang saya untuk menyebarkan kebenaran ini dan merdekakan bangsa anda dari kebohongan, penipuan dan kesengsaraan yang telah ditimpakan Islam kepada mereka. 

 

Dengan setulus hati saya,

Ali Sina