Cinta Saja Tidak Cukup

Wanita ini pun tidak jujur pada anda. Ia adalah seorang Muslim yang bertakwa yang berasal dari keluarga Muslim yang konservatif. Ia tahu bahwa sebagai seorang wanita Muslim ia tidak dapat menikahi seorang pria non Muslim. Tetapi ia menyembunyikan fakta ini dari anda untuk sementara waktu hingga ia telah berhasil memojokkan anda. Lalu manipulasi dan permainan pikiran pun dimulai dan secara bertahap ia akan berusaha untuk memojokkan anda agar anda memeluk Islam.


Diposkan oleh Ali Sina pada 24 Maret  2012

Saya bukanlah seorang Muslim, melainkan Agnostik. Saya percaya pada cinta. Menurut pendapat saya, memerangi api dengan api akan menghasilkan … api yang lebih besar. Namun demikian, laman web anda sangat mencerahkan.

Saya mempunyai permintaan pribadi pada anda sehubungan dengan hidup saya. Saya percaya anda dapat memberikan secercah sinar untuk situasi yang saya alami. Saya akan sangat menghargai jika anda berkenan meluangkan waktu untuk sedikit bertukar pikiran.

Saya berusia 30-an tahun dan seorang insinyur konsultasi independen. Saya memulai sebuah hubungan dengan bankir saya, dan dia adalah seorang wanita Muslim yang menarik. Kami sama-sama sepakat bahwa agama adalah pilihan pribadi, dan bahwa kami akan saling menghormati pilihan masing-masing.

Hubungan ini kami lakukan dengan menggunakan komunikasi elektronik.

Satu-satunya contact yang kami lakukan di luar jam kerja  adalah saat istirahat makan siang. Oleh karena ia selalu sibuk: ujian, keluarga, dsb. Komitmennya belum lama ini adalah mewujudkan sebuah pertemuan minggu depan, setelah sebuah ujian perbankan yang penting.

Ia terlibat aktif dalam komunitas Muslim.

Ia menggambarkan keluarganya sebagai keluarga yang konservatif.

Ia menyatakan cintanya kepada saya.

Ia juga menyatakan kasihnya kepada keluarganya.

Ia tidak ingin kehilangan mereka, atau saya.

Ia belum pernah menikah.

Sebagai seorang yang mempunyai pengetahuan yang mendalam mengenai Islam, dan berpikiran terbuka, saya akan sangat menghargai jika anda dapat membagikan hikmat anda pada saya.

Saya yakin anda juga percaya kepada cinta (sebagai sebuah perasaan, dan sebagai keputusan yang harus diambil dengan sadar).

Salam hormat

 

Hai Frank (bukan nama sebenarnya),

Cinta sudah dilebih-lebihkan. Anda dapat mencintai seseorang hari ini dan berhenti mencintainya keesokan hari. Semua perceraian terjadi antara pasangan yang pernah saling jatuh cinta setengah mati. Pasangan yang pernah menjadi teman baik kemudian menjadi musuh bebuyutan. Ya, cinta itu penting. Itu adalah persyaratan utama untuk mempunyai pernikahan yang bahagia, tetapi cinta bukan segalanya. Harus ada juga kemampuan untuk saling berbagi dan mau hidup bersama dengan harmonis.

Sebagai seorang non Muslim, anda tidak akan pernah dapat hidup bersama secara harmonis dengan seorang partner Muslim yang memandang agama adalah sesuatu yang penting dan yang terlibat aktif di dalamnya.

Pernikahan tidak hanya sekadar untuk kebaikan pasangan itu. Faktanya pernikahan sama sekali bukan tentang mereka berdua. Pernikahan adalah demi kebaikan anak-anak. Pernikahan adalah sebuah institusi yang dirancang oleh kita manusia untuk melindungi generasi masa depan. Pernikahan adalah institusi yang sakral yang dibuat demi keberlangsungan dan kebahagiaan spesies kita. Jika bukan karena anak-anak, kita mungkin tidak akan menciptakan pernikahan. Faktanya kita jatuh cinta dan mengembangkan kesetiaan kepada pasangan kita; itu adalah cara alam untuk menjamin generasi penerus kita terlindungi dan terpenuhi kebutuhannya. Anda tidak akan melihat kasih dan relasi semacam ini pada banyak mamalia lain karena keturunan mereka tidak terlalu membutuhkan pengasuhan orang-tua seperti yang diperlukan bayi manusia. Di sisi yang lain, spesies burung membentuk hubungan yang monogamis, ada yang seumur hidup dan ada yang hanya selama masa mengerami mengasuh anak-anak burung sampai mereka dapat terbang. Monogami di kalangan mamalia sangatlah jarang. Hanya 3% dari mamalia yang monogamis, sedangkan 90% burung-burung malahan mempunyai hubungan yang monogamis.

Ada orang-orang yang berpikir pernikahan adalah institusi yang religius – sebuah relik dari masa lalu. Ini tidak benar. pernikahan adalah mandat evolusioner untuk manusia. Seremoninya sendiri hanyalah sebuah kontrak sosial tetapi komitmen pernikahan ada dalam natur kita.

Ketika anda mencoba memilih pasangan hidup, pertama-tama pikirkanlah anak-anak yang akan anda miliki. Bagaimana kepentingan dan kebutuhan mereka dapat dipenuhi? Mereka adalah tujuan utama pernikahan. Sudah tentu dari pernikahan anda juga akan mendapatkan cinta dan persahabatan. Tetapi itu bukanlah alasan mengapa pernikahan itu dilembagakan. Pernikahan dilembagakan demi kebaikan anak-anak. Segala sesuatu yang lainnya hanyalah bonus.

Anak-anak memerlukan tempat yang harmonis untuk bertumbuh. Jika anda menikahi seorang Muslim sedangkan anda bukan Muslim, hubungan anda TIDAK akan harmonis. Daya tarik seksual yang sangat kuat segera akan mati. Bulan madu akan berakhir dalam hitungan hari. Untuk dapat hidup dengan seseorang sepanjang hayat, anda memerlukan kemampuan untuk hidup bersama dalam keharmonisan.

Benar, agama adalah urusan pribadi, tetapi itu hanya terjadi dalam hubungan anda dengan rekan kerja dan tetangga anda, bukan dengan pasangan anda. Bagaimana kalian akan membesarkan anak-anak? Jika anda mengajarkan mereka satu set nilai-nilai dan istri anda mengajarkan pada mereka hal yang berbeda, maka anak-anak akan menjadi bingung dan mengalami disorientasi. Jika ayah dan ibu tidak saling menghormati opini dan keyakinan masing-masing, maka anak-anak tidak dapat menghormati salah satu dari orangtuanya, atau lebih buruk lagi, mereka akan memihak salah satu. Ibu mempunyai kontrol emosional atas anak-anak. Jadi bersiaplah untuk menjadi orang asing dalam rumah anda sendiri.

Juga akan ada konflik dalam hal-hal yang lain. Jika anda tidak dapat membagikan pikiran-pikiran anda dengan pasangan anda karena itu akan membuatnya tersinggung, kalian akan terpisah. Tidak lama kemudian anda akan merasa anda sedang hidup dengan orang asing dan anda tidak mempunyai banyak kesamaan dengannya. Kemudian kalian berdua akan mendapatkan orang lain untuk saling berbagi. Ketidaksetiaan terjadi ketika pasangan tidak punya bahan pembicaraan. Dan saya dapat menjamin pada anda bahwa anda  hanya akan mempunyai sedikit sekali bahan pembicaraan dengan seorang Muslim yang sudah mati otaknya. Janganlah menipu diri anda sendiri. Tidak ada orang Muslim yang cerdas. Jika ada, mereka akan meninggalkan Islam.

Wanita ini pun tidak jujur pada anda. Ia adalah seorang Muslim yang bertakwa yang berasal dari keluarga Muslim yang konservatif. Ia tahu bahwa sebagai seorang wanita Muslim ia tidak dapat menikahi seorang pria non Muslim. tetapi ia menyembunyikan fakta ini dari anda untuk sementara waktu hingga ia telah berhasil memojokkan anda. Lalu manipulasi dan permainan pikiran pun dimulai dan secara bertahap ia akan berusaha untuk memojokkan anda agar anda memeluk Islam. Sudah tentu alasannya adalah untuk menyenangkan keluarganya, dan alasan-alasan gila lainnya. Itu hanyalah sebuah “formalitas” untuk menjaga kedamaian dalam keluarganya dan jika anda sangat mencintainya anda akan melakukan pengorbanan kecil itu. Sekali anda menyerah, anda akan kehilangan kehormatan anda. Alam mengatakan bahwa pria harus memimpin dan wanita harus mengikuti. Jika anda melakukan hal yang bertentangan dengan hukum alam ini, anda akan kehilangan status anda dan dengan itu anda pun kehilangan kehormatan anda. Dengan perkataan ia akan memuji anda, tetapi sebagai laki-laki anda sudah tamat. Lagipula dia adalah seorang wanita dan wanita tidak punya respek terhadap pria yang lemah. Ia memandang anda sebagai orang yang bersedia meninggalkan prinsip-prinsip anda untuknya dan itu adalah hukuman mati untuk sebuah relasi yang baik.

Terserah anda keputusan apa yang akan anda ambil. Tetapi oleh karena anda memintanya, maka saya akan memberikan pendapat saya, walaupun mungkin bukan itu yang ingin anda dengar. Saya menyarankan agar anda berhenti menemuinya, atau temuilah dia dan katakan padanya apa yang telah saya katakan kepada anda. Katakan padanya demi anak-anak kalian berdua harus mempunyai keyakinan yang sama. Katakan padanya anda bersedia memeluk Islam jika ia membaca buku saya dan menunjukkan kesalahan saya (saya akan mengirimkan file PDF jika anda memintanya). Ini adalah sebuah trik agar dia membaca buku saya. Sekali ia membacanya, ia akan meninggalkan Islam. Jika itu terjadi, maka kencanilah dia dan lihatlah apakah kalian benar-benar serasi di bidang-bidang yang lain. Jika ia menolak untuk membacanya, ucapkanlah kata berpisah dan berterimakasihlah kepada saya yang telah menyelamatkan anda dari banyak kepedihan yang tidak perlu di masa depan. Kesempatan anda akan menemukan kebahagiaan dengan seorang Muslim yang bertakwa sangatlah tipis.

Orang Muslim tidak sama dengan orang-orang lain. Mereka bisa saja cerdas, menawan, penuh kasih atau menyebalkan dan mudah uring-uringan, dll. Namun demikian, ada kemalangan dalam diri mereka. Itu karena mereka percaya pada seorang psikopat. Jika orang mengikuti seorang psikopat mereka dapat melakukan hal-hal yang tidak masuk akal yang tidak dapat kita bayangkan. Mereka juga dapat menjadi sangat kejam dan jahat. Ingatlah bahwa orang Muslim tidak memahami Aturan Emas. Itu adalah kerugian besar untuk anda atau untuk siapapun yang berurusan dengan mereka.

Bantulah wanita ini untuk meninggalkan Islam atau tinggalkanlah dia. Itulah intinya.

SATU LAGI, saya tidak memerangi api dengan api. Saya memerangi kebebalan dengan rasionalitas.

Salam