Memerdekakan Orang Muslim

Saya memutuskan untuk menyampaikan apa yang saya ketahui kepada orang lain. Ini adalah sebuah pewahyuan yang terlalu penting saya simpan untuk diri saya sendiri. Jika Islam adalah produk seorang yang menderita gangguan mental, maka 1,5 milyar orang Muslim sedang mengikuti seorang yang gila. Faktanya, segala sesuatu yang dipercayai dan dilakukan orang Muslim adalah kegilaan.

 

Diposkan oleh Ali Sina pada 7 Februari 2012

 

Ali Sina menceritakan secara gamblang pada saya siapa anda dan bagaimana mendapatkan semua bahan untuk diunggah ke dalam situs anda? Siapakah anda dan apakah tujuan anda? Apakah yang anda pikirkan sehingga anda menulis hal-hal yang sangat menghina mengenai nabi saya? Bahkan komentar-komentar yang ada di situs anda kelihatannya tidak benar. Mengapa disana hanya ada komentar-komentar ‘negatif’? Saya menantikan jawaban anda. Saya juga ingin tahu apa agama anda.

 

Iltemaas yang baik,

Saya hanyalah orang yang biasa. Saya tidak terkait dengan kelompok politik atau religius apapun dan saya tidak berusaha untuk mendapatkan kekuasaan. Saya tidak mewakili suatu kelompok politik apapun dan saya tidak mencari ketenaran dan kekayaan. Tetapi saya peduli pada masa depan umat manusia dan saya percaya setiap orang yang biasa-biasa saja dapat berkontribusi untuk menjadikan dunia ini lebih baik. Saya berusaha melakukan apa yang dapat saya lakukan.

Pada tahun 1994 ketika saya mempelajari Quran, saya terkejut dan menyadari bahwa buku ini tidak berasal dari Tuhan. Dan ketika saya membaca biografi Muhammad saya menyadari bahwa segala sesuatu yang dilakukan dan dikatakannya sama dengan karakter orang yang menderita gangguan kepribadian narsistik. Tiba-tiba, terbersit dalam pikiran saya bahwa kemungkinan besar Muhammad adalah seorang yang narsistik.

Sejak itu saya membaca semua biografi penting mengenai Muhammad dan mempelajari detil-detil kehidupannya dan saya menjadi yakin bahwa ia bukanlah seorang nabi, melainkan seorang yang menderita satu seri gangguan mental.

Ini adalah sebuah penemuan yang besar bagi saya, karena hal ini menerangi gambaran besarnya. Ini membuat saya memahami Muhammad. Muhammad adalah seorang yang misterius. Tidaklah mudah mengabaikan fakta bahwa ia adalah seorang pendusta. Ia banyak berbohong, tetapi ada juga bukti bahwa ia mempercayai apa yang dikatakannya. Kemisteriusan itu terpecahkan ketika segala sesuatunya cocok dengan narsisisme.

Saya memutuskan untuk menyampaikan apa yang saya ketahui kepada orang lain. Ini adalah sebuah pewahyuan yang terlalu penting saya simpan untuk diri saya sendiri. Jika Islam adalah produk seorang yang menderita gangguan mental, maka 1,5 milyar orang Muslim sedang mengikuti seorang yang gila. Faktanya, segala sesuatu yang dipercayai dan dilakukan orang Muslim adalah kegilaan. Keyakinan bahwa Tuhan menciptakan alam semesta agar manusia yang tidak ada nilainya menyembah Dia dan jika mereka tidak menyembah-Nya maka Ia akan membakar mereka selamanya adalah (keyakinan) gila. Berdoa 5 kali kali sehari, berpuasa sepanjang hari dan berputar-putar mengelilingi sebuah bangunan demi penghapusan dosa, dengan semua ritual anehnya, adalah gila. Keyakinan bahwa Tuhan memiliki semacam resor surgawi yang dipenuhi pelacur putih bagi mereka yang beriman, dan membakar orang-orang yang tidak beriman dalam kekekalan adalah gila. Teologi Islam, eskatologi Islam, hukum Islam dan cara pandang islami, semuanya itu gila. Tetapi menurut saya hal yang paling gila di atas semuanya itu adalah kewajiban bagi orang Muslim untuk mempromosikan keyakinannya. Itu benar-benar gila.

Kegilaan ini sangat berbahaya bagi orang Muslim dan juga orang non Muslim, dan oleh karenanya orang Muslim itu terbelakang, kejam, para wanita mereka disiksa dan pikiran mereka dangkal. Saya merenung, seandainya mereka mempelajari kebenaran maka mereka akan disembuhkan dari kegilaan mereka, sama seperti yang saya alami setelah saya menemukan kebenaran. Dan sejak saat itulah saya mulai menulis.

Orang-orang yang membaca artikel-artikel saya, awalnya sangat gusar. Tetapi jika mereka tidak menyerah (berhenti membaca), pada akhirnya mereka akan melihat terang. Ketika mereka telah dimerdekakan mereka akan sangat berterimakasih kepada saya dan saya merasa senang akan apa yang telah saya lakukan. Menurut saya tidak ada yang lebih memuaskan daripada membebaskan orang lain. Bayangkanlah sukacita yang anda rasakan saat melepaskan seekor burung yang terperangkap dan melihatnya terbang. Saya mendapatkan kepuasan 100 kali lebih banyak ketika orang menulis kepada saya dan berkata, “Ali saya berhutang padamu kebebasan saya”. Saya tidak hanya membebaskan orang itu, tetapi juga anak-anaknya, cucunya dan cicitnya, dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan juga orang-orang lain yang akan dibebaskannya. Saya membebaskan ribuan orang melalui orang yang saya bebaskan itu. Dapatkah anda menaruh harga untuk itu? Ada beberapa hal dalam hidup ini yang tidak ternilai harganya. Berikut ini adalah sebuah kisah mengenai hal itu.

 

Saya dilahirkan dalam sebuah keluarga Muslim yang baik di Bahrain. Kami 5 orang bersaudara, semuanya laki-laki. Saya ingat sekitar 6 bulan yang lalu, saya dan saudara-saudara saya mulai melakukan serangan terhadap Sina dan pekerjaan-pekerjaannya. Kami berusaha meretas Faith Freedom. Awalnya memang mudah karena salah satu saudara saya menguasai teknologi. Kami biasa mengirimkan serangan DDOS. Tetapi setelah mereka memperketat keamanan, hampir-hampir mustahil bagi kami untuk berhasil.

Semua saudara saya sangat kritis terhadap Sina dan apa yang dilakukannya. Saya selalu mengunjungi FFI setiap hari untuk membantah apa yang dikatakan Ali Sina dan semua anggota timnya. Bagi kami itu adalah sebuah misi. Tetapi setelah mengunjungi FFI selama beberapa hari, saya mulai berpikir. Saya tidak tahu, mungkin Sina benar atau mungkin juga dia salah. Itu sangat mengesalkan saya. Pikiran-pikiran mulai terasa bising di telinga saya.

Tetapi kemudian saya melihat, FFI memuat banyak berita islami, saat kami membaca isinya. Saya menyadari, sebanyak inikah masalah dari agama yang saya cintai dan nabi yang saya kasihi, yang kepadanya saya selalu berdoa 5 kali sehari? Saya menceritakannya kepada ibu saya dan ia menasehati saya dan saudara-saudara saya agar tidak mengunjungi situs Ali lagi. Saya mengabaikan nasehatnya.

Kira-kira seminggu yang lalu, saya mengunjungi website Ali yang baru dan membaca sekitar 8 artikel. Saya berkata kepada diri sendiri, jika agama saya benar, maka tulisan-tulisan Sina tidak dapat mempengaruhinya. Sambil saya terus membaca, saya menemukan bahwa Ali Sina adalah nabi zaman baru. Saya mengutuk diri sendiri karena apa yang telah saya lakukan. Ia membuka mata saya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu. Kini saya tahu Muhammad bukanlah nabi saya.

Alasan saya menyebut Ali Sina seorang nabi bukanlah karena kemampuan kesarjanaannya. Tetapi karena ia menyingkirkan rasa bersalah saya. Saya selalu berkata pada diri saya bagaimana jika Islam itu benar, bagaimana jika Sina benar, bagaimana jika saya salah? Apakah hal tidak beres yang terjadi pada saya karena perbuatan setan? Hal-hal negatif seperti itu membuat saya tidak dapat tidur dengan nyenyak.

Setelah saya mengunjungi alisina.org, ia menggunakan poin-poin yang masuk akal dan skolastik. Saudara-saudara saya mengatakan ia memanipulasi segala sesuatu, saudara saya yang lainnya mengatakan bahwa Quran dan Hadith dipalsukan oleh beberapa orang. tetapi jika dipalsukan maka Islam telah gagal/rusak, dan jika Sina memanipulasi, mengapa saya dapat melihat ayat-ayat dan kutipan Hadith yang sama dengan yang saya miliki? Sina benar.

Alasan mengapa tidak ada banyak orang seperti Sina adalah karena mereka takut terhadap Islam dan takut mereka akan dibunuh. Dan mereka tidak punya tujuan seperti yang dimiliki Sina, yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk menolong orang-orang seperti saya dan saudara-saudara saya. Saya salut pada anda Pak Sina.

Saya dapat mengatakan bahwa dulu saya membenci anda, saya berusaha menghancurkan pekerjaan anda, tetapi anda dapat percaya pada apa yang saya katakan ini: saya akan berusaha menyebarkan pesan anda. Jika ada sesuatu yang ingin anda kerjakan di negara saya, saya akan membantu anda dan saya siap melayani anda. Saya menangis ketika saya menyadari bahwa anda benar. Anda akan selalu diingat, selamanya.

Terimakasih untuk jerih payah anda pak Sina. Anda ada di pihak yang benar, dan pesan anda tidak akan pernah dapat dihancurkan. Source

 

Mengenai keyakinan saya, saya percaya kepada Aturan Emas. Pada tingkatan tertentu saya adalah pengikut Yesus, murid Budha dan praktisi Dao. Filosofi saya adalah ateisme, atau mungkin semestinya saya katakan agnostisisme, karena saya tidak begitu yakin akan apapun. Jika ada agama yang menganjurkan kesatuan umat manusia, kesetaraan semua orang dan nalar, saya percaya pada agama itu.

Silahkan menonton video ini dan rasakanlah berapa banyak sukacita yang anda rasakan dalam hati anda. Itulah yang saya rasakan ketika saya membebaskan seorang Muslim dari Islam, dan mereka juga merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan ikan paus ini. Perbedaannya adalah orang Muslim tidak tahu kalau mereka terperangkap hingga mereka dilepaskan. Itu karena ikan paus itu tadinya bebas sebelum ia terperangkap, tetapi orang Muslim dilahirkan dalam keadaan terperangkap. Mereka bahkan tidak tahu apa itu kemerdekaan.